Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Enak Tenan, Kata Wong Kudus. 9 Kuliner Khas Kota Kretek Ini Tak Ada Duanya



Reporter:    /  @ 18:04:56  /  31 Oktober 2015

    Print       Email

KUDUS – Kabupaten Kudus selalu menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi. Cocok bagi warga luar kota yang ingin menghabiskan akhir pekannya. Atau masa libur akhir tahun. Jelas, wisata religi di Kota Kretek menjadi satu magnet yang tak dimiliki kota lain. Dari berziarah ke Menara Kudus, sampai juga ke Makam Sunan Muria. 2 jejak Walisongo itu berada di kota dengan sembilan kecamatan.

Jadi bagi kamu yang berwisata ke Kudus, jangan lupa cicipi masakan khasnya, atau kamu akan terbawa mimpi dan entah kapan bisa mencicipinya. Karenanya, masukkan daftar mencicipi makanan khas Kudus dalam list kunjunganmu ke Kudus.

1. Setiap kota memang punya soto. Tapi Soto Kudus selalu berbeda
Soto Kudus adalah soto yang berasal dari Kudus. Jelas dong. Hehe. Soto kudus, hampir mirip dengan soto Lamongan, tapi Soto Kudus berisi suwiran ayam dan taoge. Terkadang Soto Kudus juga menggunakan daging kerbau dengan kuahnya yang lebih bening.
Soto Kudus dalam penyajiannya memiliki tradisi dihidangkan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi. Persis dengan soto lainnya, Soto Kudus ditemani sambal dan jeruk nipis. Hidangan ini cocok untuk disantap saat siang hari, atau saat musim hujan. Seger dan lezat.

Soto_Kudus

 

2. Gak biasa sarapan? tapi bagaimana dengan sarapan Lentog Tanjung?
Yap, Lentog Tanjung biasanya menjadi hidangan sarapan yang membangkitkan semangat pagimu. Yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang sebesar betis orang dewasa. Biasanya Lentog Tanjung dinikmati sebagai menu untuk sarapan, terdiri dari 3 bahan utama, ada lontong yang dipotong kecil-kecil, sayur gori (nangka muda) dan lodeh tahu.

lentog tanjung

 

3. Siang panas dan lapar, Garang Asem cocok disantap
Garang Asem merupakan makanan tradisional khas Jawa Tengah. Garam asem adalah masakan olahan ayam berkuah santan yang dimasak menggunakan daun pisang dan didominasi oleh rasa asam dan pedas. Beberapa kota di provinsi Jawa Tengah memiliki makanan tradisional ini. Antara lain Semarang, Demak, Kudus, Pati, dan Pekalongan. Garang asem biasa disajikan sebagai lauk pendamping nasi, ditambah dengan tusukan ayam asam manis, tempe goreng, dan perkedel.

Garang_asem

 

4. Bosan dengan sate yang itu-itu saja, Coba rasakan Sate Kerbau Kudus
Sate Kerbau Kudus adalah makanan khas Kabupaten Kudus, yang terbuat dari daging kerbau. Karena di Kudus ada kepercayaan melarang penyembelihan sapi. Sate yang terbuat dari daging kerbau. Daging disajikan tidak dalam bentuk biasanya, tetapi daging dipotong dan dicincang halus dan dilekatkan pada batang sate dengan bumbu kecap, kelapa (srundeng) dan kacang, rasanya mirip dengan dendeng. Berikut cara mengolah kerbau hingga bisa menjadi sate yang nikmat. Perta daging dipotong dan dipukul-pukul. Kemudian, ditambah gula jawa dan ketumbar. Jangan lupa bumbu dapur lainnya. Setelah daging didiamkan selama lima jam, baru siap dibakar.

sate kerbau

5. Lezatnya Pecel Pakis Colo jelas beda dengan lainnya
Pecel Pakis Colo. Peziarah makam Sunan Muria, bisa mampir menikmati menu ini. Menu ini berasal dari Desa Colo, karena di daerah tersebut ditemukan tanaman paku-pakuan seperti tanaman pakis. Banyaknya tanaman ini membuat warga memanfaatkan tanaman paku-pakuan tersebut menjadi pecel.
Pecel Pakis Colo terdiri dari pakis, kacang panjang, toge, kacang tanah, cabai keriting, garam, dan gula merah

Pecel_Pakis_Colo

 

6. Jangan ngaku pencinta kuliner kalau belum coba Sayur Kangkung Santan
Sayur Kangkung Santan. Hmm mendengar namanya saja sudah terbayang kelezatannya. Sayur kangkung dengan kuah santan ini biasanya disantap untuk masak siang. Ini merupakan menu tradisional khas orang Kabupaten Kudus. Silakan dicoba. Jangan bungkam rasa penasaranmu, sobat.

sayur-kangkung-santan

 

7. Lezatnya menu sederhana nan lezat, Tahu Kecap
Sudah mulai lapar?Segera cari menu ini di Kudus. Sebelum kehabisan. Masakan Tahu Kecap ini mudah dibuat dan rasanya pun enak. Menu ini paling enak dimakan dengan nasi hangat, dan disajikan di atas daun pisang. Masakan ini merupakan salah satu masakan darurat, karena hanya bermodalkan 2 bahan masakan saja maka bisa tercipta masakan khas Kudus yang lezatnya gak ketulungan.

tahu-kecap-khas-kudus

 

8. Ini bukan ikan pindang biasa. Tapi ini Nasi Pindang Kerbau
Kalau mendengar namanya, yang belum tahu akan terjebak saat memegang piring berisikan menu itu. Mana pindangnya? haha. Itu bukan pindang ikan seperti yang ada di warteg atau warung lain. Tapi menu ini pindang Kerbau. Nasi Pindang adalah masakan yang berupa nasi dan daging disajikan dengan kuah pindang dan daun melinjo atau daun. Nasi Pindang adalah makanan khas dari orang Kabupaten Kudus.

nasi-pindang-kudus

 

9. Menumu sebelum balik dari Kudus, Opor Bakar Sunggingan
Opor Bakar atau lebih dikenal dengan nama “Opor bakar Sunggingan” atau “Opor bakar Kudus” adalah makanan khas pagi masyarakat Kabupaten Kudus. Tepatnya dulu dari Desa Sunggingan.

Opor_Sunggingan

 

Sebenarnya sajian ini belum termasuk sebagai kuliner pusaka, karena merupakan kreasi baru. Tetapi, kreasi baru ini telah bertahan selama 50 tahun dan menjadi ikon kuliner kebanggaan Kudus, sehingga pantaslah untuk kita golongkan ke dalam kategori khusus ini. Seperti cara memotong daging yang dilakukan para penjual nasi di lintasan Kudus-Pati ini, ayam bakar ini “dicincang” dengan menggunakan gunting. Tampaknya, cara menggunting daging dan ayam dengan gunting memang lebih praktis, karena tidak memerlukan talenan untuk memotongnya. Ayam kampung dimasak utuh, dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan dimasukkan ke dalam rongga perut ayam.

Oke, selamat berburu kuliner wahai wisatawan. (AKROM HAZAMI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →