Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Warga Gabus Pati Manfaatkan “Sampah Kayu” Jadi Tanaman Mahal



Reporter:    /  @ 10:15:03  /  31 Oktober 2015

    Print       Email
Bisnis Bibit Jambu 2 (e)

Abdul Kalim tengah menunggui bibit jambu yang ia siram menggunakan pompa air otomatis. (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Bagi sejumlah petani jambu, ranting-ranting pohon jambu yang tak terpakai biasanya dipangkas dan dibuang menjadi sampah yang tidak produktif. Beda halnya dengan Abdul Kalim, petani jambu Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Pati.

Ia memanfaatkan “sampah kayu” tersebut untuk dijadikan sebagai bibit tanaman, sehingga menjadi tanaman yang menghasilkan pundi-pundi rupiah.

”Saya punya sekitar 103 batang tanaman jambu. Biasanya, ada sejumlah batang yang harus dibuang dan tidak terpakai. Daripada dipotong dan dibuang, sebelumnya saya cangkok dulu. Setelah itu, baru saya potong sehingga bisa dijadikan bibit tanaman yang menghasilkan uang,” tuturnya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (31/10/2015).

Dari kayu tak terpakai yang dibuat bibit tersebut, Kalim bisa menggunakannya untuk memperbanyak tanaman jambu yang ia kembangkan. Selain itu, ia menjual bibit itu kepada warga yang ingin menanam jambu di pekarangan rumah.

”Bibit itu saya gunakan untuk memperbanyak budidaya jambu. Selain itu, saya jual kepada warga sekitar. Banyak juga petani jambu dari luar daerah yang pesan bibit dalam jumlah yang tidak sedikit,” tandasnya. (LISMANTO/TITIS W)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →