Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Berani Macam-macam dengan Burung Hantu? Ini Sanksi yang Sudah Menunggu Anda



Reporter:    /  @ 20:00:32  /  30 Oktober 2015

    Print       Email
Najib, Sekretaris Desa Undaan Lor bersama petani. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Najib, Sekretaris Desa Undaan Lor bersama petani. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Keberadaan burung hantu di wilayah Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, sangat diperhatikan oleh penduduk setempat. Karena, keberadaan burung hantu dinilai dapat menjadi pengusir hama tikus di areal persawahan milik warga.

Bahkan, untuk melindungi populasi burung hantu tersebut, pemerintah desa setempat telah menyiapkan sanksi bagi warga yang berani mengusik keberadaan burung hantu. Hal  ini, agar populasi burung hantu tidak semakin berkurang.

”Kalau ada warga yang berani memburu burung hantu di tempat kami, tentunya ada sanksinya. Mereka akan didenda Rp 5 juta, jika nekat untuk berburu burung hantu. Karena, burung hantu di tempat kami memang dilindungi,” ujar Sekretaris Desa Undaan Lor Najib.

Apalagi, menurutnya pada musim tanam pertama seperti sekarang ini, hama tikus sudah mengancam pertanian warga. Biasanya, tikus akan menyerang tanaman padi yang tumbuh di persawahan. “Jika sudah begini, tentunya banyak langkah yang kami lakukan, salah satunya dengan mengandalkan burung hantu untuk membasmi tikus,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya burung hantu, petani cukup tertolong. Karena, hama tikus bisa berkurang, meskipun tidak seluruhnya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →