Polisi Tunggu Saksi Kunci Penganiayaan Pentas Dangdut Pulih

Ilustrasi

Ilustrasi

 

JEPARA – Penganiayaan yang menewaskan Nor Hidayat (20), dan membuat kritis ABG berinisial F (15), saat pementasan orkes dangdut di Lapangan Kenari Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan. Sampai saat ini tersangka masih belum ditemukan.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP I Wayan Suhendar mengaku kesulitan mendapatkan identitas lengkap para pelaku. Hanya korban selamat yang dapat menjadi saksi kunci pada musibah tersebut. Padahal, kondisi korban selamat masih sakit dan belum memungkinkan dimintai keterangan lebih lengkap.

”Tidak ada saksi yang mengenali pelaku. Hanya korban yang tahu persis,” kata I Wayan Suhendar.

Lebih lanjut dia mengemukakan, korban F (15) masih dalam proses pemulihan setelah dioperasi lantaran luka parah dibagian perutnya hingga bagian lambung robek. Selain itu, diyakini masih dalam kondisi
trauma. Sebab luka yang didapatkan dari penganiayaan memang tergolong berat.

”Sebenarnya sudah bisa diajak komunikasi. Tapi belum bisa dimintai keterangan lebih jelas. Terlihat betul dia masih trauma. Kami tak bisa memaksa,” tandasnya.

Dia menambahkan, jika dilihat, pelaku dimungkinkan bukan satu orang. Mengenai motifnya, bisa jadi sebelumnya sudah ada dendam. Bisa juga murni bersitegang saat menonton orkes dangdut dengan keadaan mabuk. Pihaknya belum berani menyimpulkan karena belum ada pelaku yang tertangkap. (WAHYU KZ/TITIS W)