Hampir Sepekan, Pelaku Penganiayaan Orkes Dangdut di Jepara Belum Ditemukan

Ilustrasi

Ilustrasi

 

JEPARA – Hampir sepekan sejak peristiwa tragis pentas orkes dangdut di lapangan Kenari Desa Purwogono, Kecamatan Kalinyamatan, Sabtu (24/10/2015). Sampai saat ini pihak kepolisian Satreskrim Polres Jepara tak kunjung menemukan pelaku penganiayaan yang menimbulkan satu pemuda tewas dan satu anak baru gede (ABG) kritis.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP I Wayan Suhendar mengatakan, pihaknya mengaku kesulitan mendapatkan keterangan lebih lengkap berkait pelaku penganiayaan tersebut. Sebab, ketika kejadian berlangsung, tidak ada saksi yang mengetahui betul kejadian tersebut.

”Tidak ada yang tahu siapa pelakunya. Yang tahu persis hanya korban yang selamat. Tapi, korban selamat belum bisa dimintai keterangan karena masih sakit, dan belum bisa dimintai banyak keterangan,” ujar I Wayan Suhendar.

Menurutnya, keterangan dari saksi yang melihat kejadian, termasuk dari rekan korban belum mencukupi. Sebab satupun tak menahu identitas pelaku. Meski demikian, pihaknya menjanjikan akan terus melakukan penyidikan dengan target mendapatkan identitas pelaku.

Seperti diberitakan, pertunjukan orkes dangdut kembali membawa petaka. Satu pemuda tewas bernama Nur Hidayat (20) warga Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyatam dan satu ABG berinisial F (15) warga Desa Teluk Sidi, Kecamatan Kalinyamatan mengalami luka parah. Kedua korban ini dikeroyok dengan sadis dan ditusuk di bagian perut dan bagian badan yang lainnya. (WAHYU KZ/TITIS W)