Fosil Gajah di Logung Rapuh

Warga penemu fosil diberikan tali asih oleh pihak dinas Pariwisata. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga penemu fosil diberikan tali asih oleh pihak dinas Pariwisata. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Fosil gajah yang terdapat di waduk Logung, hingga kini masih menunggu tim ahli. Namun dari pemeriksaan yang dilakukan sementara, gading tersebut sangat rapuh dan mudah patah.

Hal itu diungkapkan Kabid Kebudayaan pada Disbudpar Supratiwi, menurutnya struktur gading tersebut sangatlah rapuh. Bahkan hanya digenggam saja, gading yang sudah nampak itu bisa langsung hancur.

”Saya sudah mengunjungi lokasi penemuannya. Hasilnya memang bebar itu fosil gajah purba. Namun kondisinya sudah rapuh. Lha saya pegang saja mudah rusak gading tersebut,” katanya.

Saat ini, upaya yang dilakukan sambil menunggu tim ahli yang mengangkat fosil tersebut, pihak dinas sudah mengkomunikasikan dengan para pekerja di kawasan Logung. Kerja sama juga sudah dilakukan untuk sama-sama menjaga gading tersebut.

”Untuk daerah penemuan fosil sementara masih dibiarkan. Itu untuk menjaga fosil tetap dalam keadaan utuh dan dapat diambil dengan bagus. Sebab kondisinya juga sudah parah, sehingga butuh pembenahan yang bagus,” imbuhnya. (FAISOL HADI/TITIS W)