Menemukan Fosil Gading Kuno Dapat Rp 3 Juta

Penemu fosil menerima bantuan di Balai Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Penemu fosil menerima bantuan di Balai Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Meski mendapatkan tali asih sejumlah Rp 16,650 juta. Namun jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan bagi 29 penemu fosil di Kudus selama ini. Jumlah yang diterima bervariatif antara Rp 100 ribu hingga Rp 3 jutaan.

Seperti halnya yang diterima Sutono, penemu fosil di Kudus. Dia mendapatkan tali asih Rp 3, 750 juta. Jumlah tersebut didapat lantaran dia menemukan fosil berupa gading dua buah.

Sementara Ari, penemu fosil di Kudus lainnya mendapatkan Rp 1,4 juta. Nominal tersebut untuk tali asih barang yang ditemukan. Yaitu tanduk rusa, dan gigi alat batu. Warga lain Simpo juga mendapatkan Rp 2,3 juta, dia mendapatkan gading dua buah, sama fragmen kaki gajah.

Rus Mulia, Kepala Seksi Perlindungan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) mengatakan, nominal penerima tali asih memang dibedakan. Hal itu diberikan sesuai dengan ukuran dan jenis fosil yang ditemukan para warga.

“Berbeda beda, tidak dapat disamakan semuanya. Soalnya besar dan jenis fosil. Juga berbeda satu dengan lainnya. Jadi harus dibedakan juga,” katanya di Balai Desa Terban.

Menurutnya, untuk penemuan gading misalnya. Meski sama sama gading, namun dilihat ukuran dan bentuk gading yang diketemukan. Kondisi gading juga menjadi pertimbangan dalam penentuan nominalnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)