Banyak Timbulkan Korban hingga Meninggal Dunia, Pentas Orkes Dangdut di Jepara Dievaluasi

penganiayaan

 

JEPARA – Pentas orkes dangdut yang ada di Kabupaten Jepara telah banyak menimbulkan korban, baik luka hingga meninggal dunia. Hal itu harus menjadi perhatian khusus bagi aparat maupun pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk dilakukan evaluasi.

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan pentas orkes dangdut. Sebab, bagaimanapun juga keamanan pertunjukan itu juga menjadi tugas aparat kepolisian.

”Kami akan segera melakukan evaluasi atas kejadian yang menimbulkan korban saat pertunjukan orkes dangdut,” ujar Samsu.

Menurutnya, ada beberapa hal yang memang harus dievaluasi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Terlebih peristiwa tersebut dalam catatan pihak kepolisian telah terjadi berulang kali yang dimulai dari cekcok, perkelahian hingga penganiayaan.

Seperti diberitakan, Sabtu (24/10/2015) malam terjadi penganiayaan ketika pertunjukan orkes dangdut dan setelah pertunjukan berlangsung di lapangan Kenari Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan. Ada satu korban tewas bernama Nur Hidayat (20) dan satu ABG berinisial F (15) dalam kondisi kritis di RSUD Kartini. (WAHYU KZ/TITIS W)