Terkait Penemuan Bangunan Kuno, Pemkab Diminta Segera Respon Cepat

Ketua Komunitas Grobogan Corner (GC) Badiatul Muchlisin Asti saat meninjau lokasi bangunan kuno. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Komunitas Grobogan Corner (GC) Badiatul Muchlisin Asti saat meninjau lokasi bangunan kuno. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Pemkab Grobogan diimbau untuk segera mengambil langkah terkait ditemukannya bangunan kuno mirip pondasi di Dusun Nganggil, Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Sebab, bangunan itu sudah bisa dipastikan peninggalan zaman dulu lantaran bentuk batu bata dalam bangunan itu tidak lazim. Bahkan, bisa jadi bangunan itu terkait dengan keyakinan warga seputar adanya kerajaan Medang Kamulan di situ.

”Dari penelusuran yang sempat kita lakukan beberapa bulan lalu, lokasi yang diyakini jadi tempat berdirinya kerajaan Medang Kamulan tidak jauh dari tempat ditemukannya bangunan kuno itu. Kira-kira sekitar 500 meter di selatan bangunan kuno dan berada di tengah areal sawah,” terang Ketua Komunitas Grobogan Corner (GC) Badiatul Muchlisin Asti.

Menurutnya, penemuan bangunan kuno itu harus segera disikapi segera dan serius oleh Pemkab Grobogan. Sebab, ini jadi momentum membangkitkan kembali legenda besar yang nyaris tenggelam akibat ketidakpedulian. Bila momentum ini diabaikan, maka Kabupaten Grobogan akan kehilangan aset sejarah yang sangat berharga.

Ia menambahkan, beberapa waktu sebelumnya, sudah banyak indikasi yang menguatkan adanya sebuah peradaban kuno yang pernah ada di Desa Banjarejo. Yakni, dengan ditemukannya benda-benda kuno oleh warga setempat. Seperti, koin bertuliskan aksara tiongkok, guci, lesung, peti mati, aneka perhiasan, dan fosil kepala kerbau berukuran raksasa.

”Karena kurangnya kepedulian pemkab, benda-benda kuno yang ditemukan itu sudah banyak yang dijual pada pihak lain. Nah, hal ini jangan sampai terulang lagi. Jadikan momen penemuan bangunan kuno untuk menyingkap misteri yang ada di Banjarejo,” tegas Asti.

Sementara itu, Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro menyatakan sudah mendapat informasi adanya penemuan bangunan kuno di Banjarejo tersebut. Dia sudah meminta dinas terkait untuk turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan instansi lain yang berwenang menangani masalah itu.

”Pihak Badan Arkeologi dan Pelestarian Cagar Budaya segera kita hubungi untuk memastikan bangunan apa yang ada di Banjarejo. Yang pasti, masalah ini segera kita tindak lanjuti,” katanya. (DANI AGUS/TITIS W)