Enaknya, PNS yang jadi Koruptor Keluar dari Penjara tapi masih Dapat Gaji

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Meski bebas, dua anggota BPBD Kudus yang ditahan karena kasus korupsi beberapa waktu yang lalu, masih belum dapat aktivitas sepeti sedia kala. Hanya mereka masih dapat mengikuti registrasi ulang kepada BKN pusat yang sedang berlangsung.
”Kalau registrasi untuk kepentingan pendataan dari BKN pusat, pemkab tidak bisa mencegahnya, karena itu langsung wewenang pusat. Dan pendaftaran register secara individu. Yang dibatasi sampai akhir Desember,” kata Kepala BKD Kudus Djoko Triyono,

Djoko menerangkan, Rudi dan Sudiarso masih mendapatkan gaji pokok saja, untuk tunjangan lainnya tidak dapat. Selain itu, mereka masih bisa mendaftarkan Pendataan Ulang (PU) PNS yang diselenggarakan BKN pusat.

Menurutnya, mengenai pendaftaran kepegawaian ke website BKN di Kudus sendiri sudah semuanya masuk, yakni jumlahnya 8.868 pegawai. Djoko menjelaskan, data yang ada di BKN sebelumnya jumlahnya 9. 050.

Data yang belum masuk kurang 182 orang, tapi setelah ditelusuri ternyata ada yang sudah pensiun jumlahnya 117 orang, mengajukan pensiun berjumlah 60 orang, meninggal ada empat orang dan perbedaan nama ada satu orang.

”Jadi secara keseluruhan PNS Kudus sudah memasukkan register ke BKN pusat,”jelasnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)