Wow! Sampah di Kota Pati Capai 50 Ton Per Hari

Sampah yang masuk ke TPA Sukoharjo diolah dengan teknik terasering untuk dipilah antara organik dan anorganik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sampah yang masuk ke TPA Sukoharjo diolah dengan teknik terasering untuk dipilah antara organik dan anorganik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sampah yang masuk tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo mencapai 50 ton per hari. Dalam sebulan saja, sampah yang diambil dari wilayah Kota Pati itu mencapai angka 1.500 ton.

“Angka itu diambil dari wilayah Kecamatan Pati, bukan kabupaten. Sampah organik dan anorganik yang masuk, langsung diolah dengan eskavator berdasarkan teknik terasering. Setelah itu, ditutup dengan tanah,” ujar Penanggungjawab TPA Sukoharjo Agus Darmono kepada MuriaNewsCom, Rabu (7/10/2015).

Sebelum ditutup dengan tanah, kata dia, sampah sudah dipisahkan antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik ditutup dengan tanah, sedangkan sampah anorganik diambil pemulung.

“Sedikitnya ada 60 pemulung yang mengambil sampah anorganik di sini, seperti plastik, besi dan sebagainya,” imbuhnya.

Dengan pemanfaatan itu, lanjutnya, pihaknya bisa menghasilkan pupuk kompos dari sampah organik yang ditimbun dengan tanah. Sementara itu, sampah anorganik memberikan lapangan pekerjaan bagi pemulung yang nantinya akan diolah lagi menjadi biji plastik,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)