Plafon Runtuh, Puluhan Murid SD 3 Jepang Pakis Kerjakan Soal UTS di Musala

Kondisi salah satu kelas di SD 3 Jepang Pakis yang plafonnya runtuh (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kondisi salah satu kelas di SD 3 Jepang Pakis yang plafonnya runtuh (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Kejadian runtuhnya plafon ruang kelas di SD 3 Jepang Pakis, Kecamatan Jati, memaksa pihak sekolah meliburkan para siswanya. Hal itu dilakukan, lantaran kelas dinilai tidak layak dan membahayakan jika dipaksa untuk proses kegiatan belajar mengajar.

Eko Budi, Ketua Komite SD 3 Jepang Pakis mengatakan, sekolah sudah meliburkan para siswanya untuk belajar di kelas. Namun, kegiatan libur sekolah baru dapat dilaksanakan ketika selesai ujian tengah semester (UTS).

“Sekarang masih UTS, jadi kami minta siswa tetap masuk untuk mengerjakan soal UTS di musala sekolah. Setelahnya baru diliburkan,” katanya kepada MuriaNewsCom.
Menurutnya, plafon yang ambrol adalah milik kelas dua. Jumlah siswa yang terdapat di sana berjumlah 23 orang. Semua siswa tersebut terpaksa diliburkan karena hal tersebut.

Namun, saat ini pihak sekolah juga sudah mengupayakan KBM tetap berjalan dengan memberlakukan shif, yakni penggunaan kelas yang bergantian dengan kelas lainya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)