FLP Sebut Ada Pungli Dalam Perekrutan Karyawan PDAM Grobogan

Ketua Badan Eksekutif FLP Grobogan Rahmatullah menyerahkan berkas kepada Kajari Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Badan Eksekutif FLP Grobogan Rahmatullah menyerahkan berkas kepada Kajari Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Ada beberapa poin dugaan korupsi yang terjadi di PDAM. Antara lain, ketidaktransparanan dan adanya pungli dalam perekrutan sekitar 100 karyawan baru. Nilai pungli per karyawan ini berkisar puluhan hingga seratusan juta.

“Perekrutan karyawan baru ini tidak sesuai prosedur. Karena dilakukan diam-diam dan perekrutan ini melibatkan oknum-oknum tertentu,” kataKetua Badan Eksekutif FLP Grobogan Rahmatullah, Rabu (7/10/2015).

Selain itu, FLP juga menyoroti adanya badan usaha atau rekanan yang terus menerus mendapatkan paket pekerjaan di PDAM melalui penunjukkan langsung, tanpa proses lelang. Hal itu dilakukan dengan memecah alokasi dana proyek menjadi lebih kecil, sehingga memungkinkan untuk dikerjakan tanpa lelang.

”Kami juga menyoroti adanya penyertaan modal senilai miliaran rupiah dalam beberapa tahun terakhir yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Indikasinya, dengan gelontoran dana banyak, tetapi distribusi air di 33 ribu pelanggan PDAM tidak kunjung lancar dan kualitas airnya juga memenuhi standar,” imbuhnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)