PSK Lorong Indah Pati Gemakan Selawat Ala Gus Dur

Puluhan PSK mengikuti pelatihan keterampilan salon di Lorong Indah (LI), Margorejo, Pati. Sebelum ikut pelatihan, mereka sempat berdoa dan berselawat bersama. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Puluhan PSK mengikuti pelatihan keterampilan salon di Lorong Indah (LI), Margorejo, Pati. Sebelum ikut pelatihan, mereka sempat berdoa dan berselawat bersama. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – “Ya rasulullah, salamun alaik. Ya rafi’assani waddaraji. Athfatayajiratal ‘alami. Ya uhailaljudi wal karami”. Begitu suara puluhan pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Lorong Indah, Margorejo, Pati, sebelum mengikuti pelatihan keterampilan usaha salon, Senin (5/10/2015).

Selawat itu dipandu Kiai Happy Irianto yang juga menghadiri pembukaan pembekalan keterampilan bagi PSK di Pati. Kiai Happy sendiri, dikenal aktif dalam Komunitas GusDurian Pati dan konsen bergerak di bidang multikulturalisme dan pembelaan pada kaum minoritas.

“Mereka juga warga negara Indonesia. Mereka juga makhluk Allah. Mereka bisa berselawat, mereka juga tahu agama,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Ia menambahkan, bicara soal PSK ada kalanya memang butuh pendekatan solutif dengan menggali latar belakang persoalan. “Itu kisah kehidupan manusia yang mendesak. Manusia dengan kondisi wajar seperti kita tidak mungkin menjual kehormatan. Ada faktor lain yang mendesak mereka akhirnya terjun di dunia prostitusi,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)