Ini Syarat Penggunaan Vagina Ozonizer

Dr. Yooshy sedang melakukan treatment vagina ozonizer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Dr. Yooshy sedang melakukan treatment vagina ozonizer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Setelah ditemukannya penemuan baru dibidang kesehatan organ intim wanita, vagina ozonizer kini semakin banyak diminati. Sebab sebelumnya hanya ada beberapa treatment yang memang dikhususkan untuk kebersihan organ intim seperti ratus, dan spa V.

Akan tetapi teknologi terbaru ini lebih canggih karena menggunakan alat khusus dan langsung ditangani oleh dokter. ”Namun ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menggunakan vagina ozonizer ini,” ujar Yooshy Kartika Sari, salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Pada dasarnya Vagina Ozon ini memiliki fungsi untuk menyehatkan vagina yang sering terserah jamur dan bakteri yang dialami oleh sebagian besar wanita. Akan tetapi alat ini perlu dimasukkan kedalam lubang organ. Sehingga ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Sebelum memilih treatment ini, para wanita harus :

1. Sudah menikah. Karena alat berupa selang akan dimasukkan kedalam organ. Sehingga sangat dikhawatirkan bagi wanita yang belum menikah akan ada bagian organ yang terganggu.

2. Lebih baik dilakukan setelah menstruasi dan setelah melahirkan. Hal tersebut sekaligus membersihkan organ dari darah kotor yang mungkin masih menempel yang menyebabkan timbulnya jamur atau bakteri.

3. Jangan dilakukan oleh wanita dalam kondisi hamil. Sebab ozon yang disemprotkan berupa gas yang dikhawatirkan akan mengganggu tumbuh kembang janin.

4. Jangan dilakukan terlalu sering. Minimal lakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

Yooshy menambahkan untuk hasil yang maksimal, sekali perawatan akan didahului oleh ratus. ”Jadi ratus ini untuk membuka perawatan sebelum ozonizer dengan membersihkan organ bagian luarnya, jadi hasilnya lebih maksimal,” ungkapnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)