Guru Kepruk Kepala Siswa, Ini Pembelaan Kasek

Siswa (kanan) MCR bersama orang tuanya Tasrikan di Rembang. DOKUMEN

Siswa (kanan) MCR bersama orang tuanya Tasrikan di Rembang. DOKUMEN

 

REMBANG – Apa yang akan dilakukan kepala sekolah melihat aksi yang dilakukan anak buahnya tidak sesuai aturan. Inilah yang dilakukan Kepala SMPN 01 Kragan, Rembang, Supriyanto mendapati guru EKT memukulkan helm ke kepala muridnya, MCR (15) di sekolah.

Dikonfirmasi MuriaNewCom, dia membenarkan adanya informasi oknum guru memukul siswa itu. “Iya, harusnya siswa tidak dipukul. Bila tidak lengkap atributnya, mereka disuruh pulang untuk mengambil. Tidak dipukul,” terangnya.

Dia tidak tahu kenapa sampai siswa dipukul. Apalagi dengan memakai helm ke kepala siswa. “Mungkin ada sebab lain,” ungkapnya.

Meski demikian, sejauh ini pihak keluarga, sekolah, dan guru sudah bertemu untuk mencari solusi. “Semuanya sudah beres. Tidak ada masalah apa-apa,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kepala MCR dipukul helm gara-gara seragamnya tidak lengkap. Yaitu tanpa dasi. Padahal atribut dasi merupakan kewajiban berseragam di sekolah itu. (AKROM HAZAMI)