Tiba-Tiba Guru PNS Kudus Wajib Registrasi Ulang, Ada apa?

Witono, Kasie PTK Disdikpora bersama staf sedang melakukan perbaikan kualitas pendidikan dasar melalui analisis data. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Witono, Kasie PTK Disdikpora bersama staf sedang melakukan perbaikan kualitas pendidikan dasar melalui analisis data. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sejak Jumat (25/09/2015) lalu, guru yang sudah berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) mulai melakukan registrasi ulang.

Registrasi tersebut sudah digemborkan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus sejak beberapa waktu lalu. Terutama untuk para guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Witono Budi Utomo, Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikpora Kudus mengatakan registrasi ulang tersebut sebagai upaya untuk pembaruan data dan pengecekan ulang.

Hal tersebut sangat diperlukan agar data semakin lengkap dan valid. “Terlebih saat ini beredar kabar ijazah palsu,” kata Witono.

Registrasi ulang tersebut merupakan program langsung dari pemerintah yang akan berlangsung hingga tanggal 3 Oktober 2015 mendatang.

Setelah registrasi, setiap guru akan mendapatkan kode atau nomor registrasi yang nantinya harus disetorkan ke dinas.Langkah tersebut untuk pengecekan kembali.

“Jika sudah mendapatkan kode berarti registrasi sukses dilakukan, dan giliran kami nanti yang verifikasi dan mengelola data,” jelasnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)