Masa Berlaku Label Halal Buatan Pemkab Kudus Hanya 2 Tahun

Seorang pembeli membeli produk makanan ringan dari sebuah toko. Dalam membeli, diharapkan dapat mengecek label halal yang ada dalam kemasan produk makanan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Seorang pembeli membeli produk makanan ringan dari sebuah toko. Dalam membeli, diharapkan dapat mengecek label halal yang ada dalam kemasan produk makanan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Jika sebuah perusahaan makanan dan minuman telah mendapatkan label halal. Maka sebuah perusahaan harus turun melakukan pengecekan. Sebab label halal yang dapat digunakan hanya dalan.kurun waktu dua tahun saja.

Kabid UMKM pada Dinas Perinkop dan UMKM Kudus Abi Wibowo, mengatakan masa berlaku sertifikat halal dua tahun. Hal ini dikarenakan untuk menjaga konsistensi produksi produsen selama berlakunya sertifikat.

Selain itu, masa yang terbatas juga untuk memberikan kepastian status halal suatu produk, sehingga dapat menentramkan batin konsumen.

”Tapi, ketidaktahuan seringkali berakibat minimnya pengusaha memiliki kesadaran untuk mendaftarkan diri guna memperoleh sertifikat halal. Ini ada kesempatan baik, pengurusan sertifikat halal semakin mudah dan difasilitasi dinas, diharapkan pelaku usaha bisa mendaftarkan diri,” katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar dapat memilih produk yang ada label halal. Sebab dengan tersebut lebih dapat menjamin bahwa produknya aman dikonsumsi.

“Yang memeriksa langsung dari MUI. Baik dari MUI Kudus maupun dari MUI Jateng. Dan sebenarnya MUI tidak berbelit belit dalam menetukan informasi dan pengecekan,” jelasnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)