Disbudpar Kudus Belum Miliki Tenaga Ahli untuk Gabungkan Fosil Gading Temuan

Salah satu fosil gading yang berhasil ditemukan dan kini ditempatkan di museum Patiayam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Salah satu fosil gading yang berhasil ditemukan dan kini ditempatkan di museum Patiayam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus nampaknya memiliki kesulitan dalam mengumpulkan kembali fosil gading yang ditemukan. Hal itu disebabkan Disbudpar Kudus tidak memiliki tenaga ahli dalam bidang tersebut.

Hal itu diungkapkan kepala Disbudpar Kudus Sunardi. Menurutnya pihak Disbudpar Kudus memiliki kendala dalam tenaga ahli, untuk menyatukan kembali gading yang ditemukan.

”Kalau tenaga ahli kami tidak memilikinya. Kami hanya memiliki tenaga yang pernah kami sekolahkan dalam menyusun kembali tulang tersbeut,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, kesulitan dalam menggabungkan fosil tersebut bukan hanya terletak pada SDM saja. Melainkan juga pada kondisi gading yang ditemukan. Sebab kondisinya sangat parah sehingga sampai 23 potong gading.

”Kalau dikerjakan secara terus, maka membutuhkan waktu sampai satu bulan. Namun melihat kondisi tenaga kita, dapat diselesaikan hingga tiga bulan,” imbuhnya. (FAISOL HADI/TITIS W)