Waduh! Ancaman Kehilangan Pengukir di Jepara Kian Dekat

Seorang perempuan di Jepara sedang melakukan aktifitas mengukir (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Seorang perempuan di Jepara sedang melakukan aktifitas mengukir (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Kabupaten Jepara yang terkenal sebagai kota ukir terancam kehilangan pengukir. Bahkan, ancaman tersebut semakin dekat, seiring dengan minimnya generasi muda yang bersedia menjadi pengukir. Ditambah lagi dengan makin banyaknya investor yang mendirikan pabrik non mebel, sehingga membuat generasi muda memilih menjadi karyawan pabrik.

Hal itu mulai dirasakan belakangan ini oleh sejumlah pengukir. Salah satunya Komunitas Pengukir Jepara yang diketuai Umam. Menurut Umam, pihaknya sudah mulai cemas jika nantinya citra Jepara sebagai Kota Ukir semakin terkikis secara pelan.

“Perhatian pemerintah terhadap ukir Jepara masih minim. Sehingga membuat kecemasan itu semakin besar,” kata Umam kepada MuriaNewsCom.

Kekhawatiran itu juga dikatakan Kabag Humas Pemkab Jepara Hadi Priyanto. Menurut Hadi, para tukang ukir dan kayu di jepara sudah mulai merasa gelisah. Salah satu alasannya karena upah mereka kecil hingga bidang ini tidak menarik lagi bagi generasi muda.

“Banyak yang kemudian memilih bekerja di pabrik dan bangunan. Mereka juga cemas citra Jepara sebagai Kota Ukir akan pupus,” katanya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)