Satpol PP Ditantang Penambang Batu Ilegal di Kudus

 

Suasana di lokasi penambangan batu ilegal di Kudus. (MuriaNewsCom/Merie)

Suasana di lokasi penambangan batu ilegal di Kudus. (MuriaNewsCom/Merie)

KUDUS – Warga yang bekerja di lokasi tambang batu ilegal di perbatasan Desa Menawan, Kecamatan Gebog dan Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menantang Satpol PP setempat,, Senin (21/9/2015).

Karena tim gabungan aparat Satpol PP dan anggota lintas Komisi DPRD Kudus, dan LSM akan memasang portal di lokasi itu.

“Jika akses ditutup dan usaha kami dilarang, kami ya tetap akan kerja. Ini satu-satunya pekerjaan utama kami,” kata Nur Hadi Sipin (50), salah seorang penambang batu di lokasi.

Warga yang lain justru menantang aparat untuk menyiapkan pekerjaan bagi mereka. Nur Hadi menambahkan, warga bisa cepat mendapat penghasilan dari bekerja di lokasi tambang. Dalam sehari warga bisa menerima upah antara Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu. “Pertanian tidak bisa diandalkan,” ujarnya.

Kedatangan mereka ditanggapi dingin oleh warga. Bahkan lokasi penambangan sepi aktivitas. (MERIE /AKROM HAZAMI)