Dua Tersangka Pengedar Sabu-Sabu Terancam Hukuman Mati

Istimewa

Istimewa

 

REMBANG – Dua tersangka pengedar sabu-sabu asal Kabupaten Blora yang berhasil diamankan Satres Narkoba Polres Rembang terancam hukuman mati. Sebab, kedua pelaku masing-masing berinisial JM (49) dan BJ (49) diketahui memiliki sabu-sabu seberat 23 gram dan 16 buti pil ekstasi. JM diketahui warga Desa Jepon, Kecamatan Jepon, sedangkan BJ warga Desa Gadu, Kecamatan Sambong.

“Terkait ancaman hukuman terhadap JM dan BJ kami akan menjeratnya dengan Pasal 114 dan 112 Undang-Undang tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal pidana mati dan minimalnya empat tahun penjara. Hal itu karena barang buktinya lebih dari lima gram,” ujar AKP Bambang Sugito, Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang, Sabtu (19/9/2015).

AKP Bambang Sugito menngungkapkan, kedua pelaku tidak menyimpan sabu-sabu atau ekstasi dalam satu tempat atau rumah. Menurutnya, JM dan BJ terindikasi menyimpan secara terpisah narkotika yang diedarkan di empat kecamatan berbeda. Dia mengaku akan terus melakukan pengembangan dan diperkirakan jumlah barang bukti akan kembali bertambah.

“Tersangka JM dan BJ kami duga menempatkan bubuk dan pil haram itu di Kecamatan Blora Kota, Cepu, Sambong dan Jepon. Kami masih terus memburu barang bukti di tempat-tempat di wilayah tersebut. Saat ini kedua pelaku telah kita tahan di Mapolres Rembang,” kata AKP Bambang Sugito.

Seperti diketahui, penangkapan JM bermula dari dibekuknya BJ di ruas jalan antara Tahunan, Kecamatan Sale yang tembus Jepon, Kabupaten Blora pada Rabu (16/9/2015) petang lalu pukul 18.30 WIB. Setelah dikorek polisi, terungkaplah nama JM dan berhasil ditangkap pada sehari setelahnya atau pada Kamis 17 September lalu. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)