Ganti Pemimpin, Wayangan Malam Jumat Pon Tetap Diselenggarakan

Salah satu dalang saat memainkan wayangnya pada malam Jumat Pon bulan lalu. (MuriaNewsCom/Priyo)

Salah satu dalang saat memainkan wayangnya pada malam Jumat Pon bulan lalu. (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan, Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora bekerja sama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Blora kembali menggelar Pagelaran Wayang Kulit Malam Jumat Pon pada hari ini, Kamis (10/9/2015) di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora. Meskipun saat ini Bupati Blora dijabat oleh seorang Penjabat (Pj), namun pagelaran wayang kulit Jumat Pon tetap digelar.

”Rencananya Pj Bupati Ihwan Sudrajat akan hadir di tengah-tengah warga masyarakat yang menyaksikan pagelaran wayang kulit malam Jumat Pon di pendapa kabupaten, dengan didampingi Pak Plt Sekda Sutikno Slamet dan jajaran forkopimda,” jelas Slamet Pamudji, Kepala DPPKKI Blora, Kamis (10/9/2015).

Menurutnya pagelaran wayang kulit malam Jumat Pon, nanti malam di pendapa Kabupaten ini menampilkan dua dalang sekaligus dengan lakon ”Sena Labuh”. Yaitu Ki Dalang Sutarno Muda Carita, dari Kecamatan Kradenan, serta Ki Dalang Suwoto Darsono dari Kecamatan Kunduran. Acara pentas wayang kulit yang dimulai pukul 20.00 WIB ini gratis dan diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Sementara itu, ketua PEPADI Kabupaten Blora H Sukarno menyambut baik upaya pelestarian seni budaya wayang kulit yang tetap berlanjut. Meskipun pemimpin daerah sudah berganti, dan para seniman mulai dalang, pengrawit, dan sinden lokal Blora tetap diberi tempat untuk tampil rutin sebulan sekali.

”Sempat ada kekhawatiran setelah bergantinya bupati tradisi wayangan malam Jumat Pon tidak diizinkan lagi digelar di pendapa. Namun kenyataannya Pj Bupati Ihwan Sudrajat tetap mandukung kegiatan ini untuk diteruskan,” ungkap ketua PEPADI Kabupaten Blora H Sukarno. (PRIYO/TITIS W)