Terdeteksi, Jalur  Peredaran Narkoba ke Jatim

 

Polisi menindak pengedar narkoba di Mapolres Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Polisi menindak pengedar narkoba di Mapolres Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Banyaknya penindakan narkoba yang dilaksankan oleh petugas Polres Kudus, tidak berarti Kudus merupakan lokasi yang banyak pemakai barang haram tersebut. Melainkan, lokasi Kudus yang strategis, yakni sebagai daerah perlintasan dari Jateng ke Jatim atau sebaliknya. Sehingga banyak dilewati para pengedar narkoba.

Hal itu dikatakan Wakapolres Kudus Kompol Yunaldi. Menurutnya penindakan yang banyak dilakukan lantaran Kudus memiliki potensi untuk dijadikan sebagai daerah perlintasan. Hal itu banyak dimanfaatkan oleh para pengedar sabu dalam melancarkan aksinya.

“Bukan berati Kudus merupakan banyak yang pakai barang haram itu. Sebab secara jalur, Kudus merupakan daerah perlintasan. Lihat saja Jepara lewat Kudus, Jawa Timur juga melewati Kudus,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, lokasi Kudus yang lumayan luas juga menjadi hal lain yang menarik bagi para pengedar. Para pengedar dapat melakukan transaksi di beberapa lokasi di Kudus dengan tempat yang tidak terduga.

“Seperti halnya transaksi yang dilakukan di depan minimarket, SPBU, tempat tempat hiburan dan sebagainya,” jelasnya.

Diketahui, Polres Kudus pada tahun ini telah menangani kasus narkoba  sebanyak 11 kasus. Dengan jumlah pelaku 15 orang dan juga barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 10 gram. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)