Nusron Wahid Komentari Gagalnya Pelantikan GP Ansor Pati

Nusron Wahid berbicara di tengah-tengah pengurus PC GP Ansor Pati. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Nusron Wahid berbicara di tengah-tengah pengurus PC GP Ansor Pati. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

 

PATI – Pelantikan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati gagal, menyusul ketidakhadiran Ketua PC GP Ansor Pati Imam Rifai dan adanya sejumlah protes dari jajaran pengurus, Minggu (7/9/2015).

Kendati begitu, Ketua PP GP Ansor Nusron Wahid tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia menilai, penentuan kepengurusan PC GP Ansor adalah hak preogratifnya.

“PC GP Ansor Pati harus secepatnya menjalankan roda organisasi. Ada tiga agenda yang harus diprioritaskan, di antaranya kondolidasi, kaderisasi dan pembedayaan warga,” ujar Nusron kepada MuriaNewsCom.

Ia juga memberikan amanah kepada jajaran pengurus GP Ansor Pati untuk membangun roda organisasi berbasis kelas muda menengah perkotaan dan kalangan profesional. “Saat ini, Ansor di Pati masih didominasi dari agamawan dan aktifis parpol. Kami menghendaki adanya anggota Ansor yang berasal dari golongan muda dan profesional seperti konsultan, pengacara, dokter dan sebagainya,” imbuhnya.

Sampai saat ini, pengurus GP Ansor Pati menolak Surat Kepengurusan (SK) dari PP GP Ansor. Karena, SK yang tidak disertai dengan pelantikan dinilai tidak sesuai dengan aturan dan pengusulan tim formatur yang dibentuk Rakercab pada 31 Desember 2014. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)