Ini Syarat Pencairan Dana Jaminan Hari Tua

Sejumlah warga berdesak-desakan di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Rembang guna mengurus pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT), Jumat (4/9/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Sejumlah warga berdesak-desakan di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Rembang guna mengurus pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT), Jumat (4/9/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

 

REMBANG – Para pekerja pemegang kartu Jamsostek yang hendak mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan harus melengkapi sejumlah persyaratan. Sebab jika para pekerja tidak bisa memenuhi syarat wajib itu, mereka dipastikan tidak bisa mencairkan dana JHT. Berdasarkan keterangan dari sejumlah pekerja yang mengurus JHT, setidaknya ada lima syarat yang harus dipenuhi.

Jarwanto, warga Desa Kemendung, Kecamatan Rembang yang mengurus pencairan dana JHT di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Rembang mengatakan, menyebutkan akibat jumlah pemohon formulir pencairan dana JHT membludak, pihak BPJS Ketenagakerjaan sempat kehabisan formulir pengajuan. Dia mengaku mengurus pencairan dana JHT-nya karena dulu keluar baik-baik dari salah satu perusahaan perakitan sepeda motor di Jakarta. Dia mengaku, masih memiliki saldo dana JHT sebesar Rp 2,2 juta dan akan dicairkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

”Persyaratan pencairan dana JHT adalah mengisi formulir dengan dilampiri KTP, KK, dan surat pengalaman kerja. Karena pembayaran JHT dilakukan tidak secara tunai, maka peserta JHT wajib menyertakan pula rekening bank. Setelah pengajuan, sepekan kemudian, dana JHT baru ditransfer ke rekening,” ujar Jarwanto, Jumat (4/9/2015).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun MuriaNewsCom, para pekerja yang mengajukan pencairan dana JHT di BPJS Ketenagakerjaan Rembang, rata-rata didominasi mantan pekerja pabrik rokok Bentoel, PT PDI Tresno yang dulu berlokasi di Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang. Para pekerja yang berasal dari berbagai daerah di Kota Garam ini terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena pabrik gulung tikar. (AHMAD FERI/TITIS W)