Tak Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan, Kejaksaan Siap Menindak Perusahaan yang Bandel

Penandatanganan nota kesepakatan antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Kudus (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Penandatanganan nota kesepakatan antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Kudus (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Masih banyaknya buruh yang belum tergabung sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, membuat pihak BPJS Ketenagakerjaan mengambil langkah. Dalam hal ini, pihaknya menggandeng kejaksaan, dalam konteks penanganan hukum.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus Agung Maryanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kudus untuk menangani persoalan tersebut. Jika nantinya ada perusahaan yang bandel tidak mendaftarkan karyawannya sebagai peserta progam BPJS Ketenagakerjaan, maka pihak kejaksaan siap untuk menindak.

”Kejaksaan sudah siap dalam membantu kami, dalam hal tersebut. Memang dibutuhkan peran kejaksaan untuk mengawal jika nantinya terjadi persoalan hukum. Sebab, kejaksaan merupakan pengacara negara,” ungkapnya.

Kajari Kudus Hasran Harahab S mengatakan, pihak kejaksaan siap melakukan penindakan mengawal progam BPJS Ketenagakerjaan. Namun, katanya, hal ini hanya berlaku selama dua tahun saja, dan setelah itu dapat diperpanjang.

”Kejaksaan dapat mengambil langkah-langkah penyelesaian, yang tentunya diawali dengan data yang disampaikan kepada kami,” katanya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)