Duh, Penjual Jajan Keliling ini Ditipu Pembeli

Darmi seorang penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara menunjukkan uang palsu yang diberikan dari seorang pembeli jajannya. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Darmi seorang penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara menunjukkan uang palsu yang diberikan dari seorang pembeli jajannya. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Nasib malang menimpang seorang penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara, Darmi (50) warga Kelurahan Pengkol, RT 01, RW 01, Kecamatan Jepara, Kota. Pasalnya, penjual kecil ini ditipu oleh seorang pembelinya di kawasan Shopping Centre Jepara (SCJ).

Darmi mengaku menerima uang dari pembeli dengan pecahan Rp 50 ribu, ketika pembeli membayar jajan yang diambil seharga Rp 15 ribu. Kemudian, dia memberi kembalian senilai Rp 35 ribu. Namun tak disangka, ketika beberapa jam kemudian, dia baru menyadari jika pecahan Rp 50 ribu dari pembeli tadi ternyata palsu.

”Ada pembeli seorang wanita sekitar umur 40 tahun. Dia membayar dengan uang Rp 50 ribu. Setelah beberapa jam, uang itu saya tukarkan ke tukang parkir. Lha tukang parkirnya kok bilang kalau uang itu palsu,” kata Darmi kepada MuriaNewsCom, Rabu (2/9/2015).

Menurutnya, dia semakin yakin dan percaya jika uang tersebut palsu ketika dia cermati betul-betul pecahan Rp 50 ribu tersebut. Dari kualitas kertasnya sudah sangat berbeda, dan warna biru dari uang tersebut juga agak luntur.

”Awalnya saya tidak tau karena setelah menerima uangnya langsung saya masukkan tas kecil. Setelah diberitahu tukang parkir, saya cermati ternyata memang palsu,” tandasnya. (WAHYU KZ/TITIS W)