Ditipu Pembeli, Mbok Darmi Belum Berniat Lapor ke Polisi

Darmi penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara menunjukkan uang palsu yang diperoleh dari pembeli yang menipu dirinya. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Darmi penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara menunjukkan uang palsu yang diperoleh dari pembeli yang menipu dirinya. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Meskipun penjual jajan keliling alias tenongan di Jepara, Darmi (50) warga Kelurahan Pengkol, RT 01 RW 01, Kecamatan Jepara, Kota ditipu pembeli dengan uang palsu. Mbok Darmi (sapaan akrabnya) mengaku belum berniat untuk lapor ke polisi.

Perempuan penjual jajan keliling dengan berjalan kaki ini lebih memilih menunggu sampai kembali ketemu pembeli, yang diduga memberikan uang palsu tersebut. Dia mengaku, hanya ingin menegur dan mengembalikan uang palsu yang telah diterimanya itu.

”Saya masih ingat ciri-ciri orangnya. Kalau ketemu lagi, saya mau menegurnya dan minta ganti uang palsu ini dengan uang asli,” kata Darmi kepada MuriaNewsCom, Rabu (2/9/2015).

Dia menambahkan, ketika nanti sudah ketemu dan sudah ditegur, namun pembeli itu masih tidak bersedia untuk mengganti. Maka tidak menutup kemungkinan, dirinya akan lapor ke polisi. Sebab, kasus tersebut cukup meresahkan terutama bagi pedagang-pedagang kecil seperti dirinya.

”Ini pengalaman buat saya agar lebih berhati-hati kalau menerima uang dengan pecahan besar, agar tidak terulang lagi,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)