Calon Pengusaha Grobogan Digembleng BPPT

Ratusan calon pengusaha Grobogan yang mengikuti pelatihan dalam kegiatan Technopreneurship Champ (TC) yang dilangsungkan di ruang Riptaloka, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ratusan calon pengusaha Grobogan yang mengikuti pelatihan dalam kegiatan Technopreneurship Champ (TC) yang dilangsungkan di ruang Riptaloka, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Ratusan calon pengusaha Grobogan mulai hari ini hingga Jumat (4/9/2015) mendapat beragam pelatihan dalam kegiatan Technopreneurship Champ (TC) yang dilangsungkan di ruang Riptaloka, Kabupaten Grobogan. Acara itu merupakan salah satu agenda pogram Teknopark Grobogan, dibawah bimbingan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Acara TC dibuka oleh Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki. Hadir dalam kesempatan itu, Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi Tatang A Taufik. Terlihat pula Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Grobogan Yulianto.

Menurut Dasuki, acara tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal berbagai kalangan. Seperti pelajar, pemuda, mahasiswa, dosen, pelaku UKM, dan pelaku bisnis. Diharapkan, dengan kegiatan itu dapat memacu perkembangan bisnis dan UMKM di Kabupaten Grobogan.

”Acara seperti ini merupakan kesempatan untuk menimba ilmu. Oleh sebab itu, ikuti terus kegiatan ini sampai selesai,” pesan Dasuki.

Sementara itu, Tatang A Taufik menambahkan, dalam kegiatan TC, peserta nantinya benar-benar dipacu kemampuan berinovasi dalam bisnisnya. Yakni dengan terlebih dahulu memaparkan rencana-rencana bisnisnya secara detail dan terperinci, di depan tim dari BPPT yang melakukan penilaian.

”Sebelum melakukan pemaparan, peserta mendapat pelatihan mengenai wawasan keterampilan, rencana bisnis, manajemen, serta pembiayaan. Selain tim BPPT, narasumber pelatihan ini juga berasal dari UKM Center Jawa Tengah dan Bank BKK Purwodadi,” ungkapnya.

Dari ratusan peserta tersebut nantinya diambil 20 calon pengusaha terbaik berdasarkan ide atau produk inovatif yang dipaparkan. Mereka ini nantinya mendapatkan pendampingan dan bantuan peralatan dari BPPT. Selain itu, para peserta yang terpilih mendapat bantuan legalitas usaha, sertifikasi dan standarisasi uji produksi.

”Dari BPPT memang tidak memberikan bantuan berupa uang tunai. Tetapi bantuannya diwujudkan dalam bentuk peralatan dan pendampingan yang mendukung bisnis peserta terbaik,” ujarnya. (DANI AGUS/TITIS W)