Gencar Sosialisasikan Wayang Klitik Melalui Souvenir

Muhammad Asyrofi menunjukkan replika wayang klitik (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Muhammad Asyrofi menunjukkan replika wayang klitik (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Upaya untuk terus mengenalkan wayang klitik kepada khalayak, terus dilakukan Pemerintah Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus. Salah satu cara yang ditempuh yakni melalui souvenir.

Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengatakan, melalui cara seperti itu, dinilai cukup efektif untuk mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat. Karena, setiap pengunjung atau wisatawan yang datang ke desa, bisa mendapatkan souvenir berupa wayang klitik.

“Kalau dibuat souvenir pasti akan banyak yang tertarik. Seperti halnya bila melakukan ziarah ke Makam Sunan Kudus, pasti ada souvenir berupa replika menara. Begitu halnya ketika berkunjung ke Wonosoco, nantinya ada souvenir wayang klitik,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, desa yang berpenduduk sekitar 1.225 jiwa dan terdiri dari 4RT dan 1 RW ini, bekerjasama dengan perajin yang bisa membuat souvenir wayang klitik.

”Dalam pengembangan ini, kami memang sudah bekerjasama dengan seorang seniman dari Kudus bernama Muhamad Asyrofi. Dirinya diminta untuk bekerjasama dalam pengembangan wayang klitik ini,” ujarnya.

Menurutnya, kerjasama ini merupakana sebuah hal yang paling mendasar untuk bisa mengembangkan kesenian tersebut. Sebab selama ini masih jarang, bahkan tidak ada yang bisa membuat wayang klitik. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)