Pentolan Persiku Ini Siap Bela Tim Pra PON Kalimantan Tengah

Ilyas, Adit Wafa dan Sholikul saat mengenakan seragam Persirangga (MuriaNewsCom/M Iqbal Na'imy)

Ilyas, Adit Wafa dan Sholikul saat mengenakan seragam Persirangga (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Striker muda Persiku Sholikul ingin hidup lebih mandiri. Pasca carutmaruutnya persepakbolaan Indonesia yang menyebabkan diliburkannya Persiku, hingga kini dia berada diombang-ambing kebimbangan.

“Ya begini kalau tidak ikut klub, kalau ada tarkam ya ikut tarkam. Kalau tidak ada ya sehari-harinya latihan,” curhat Sholikul kepada MuriaNewsCOm beberapa waktu lalu.

Tercatat kompetisi tarkam terakhir yang dia ikuti adalah Gribig Cup 2015 yang diselenggarakan di Lapangan sepak bola Gribig, Kudus. Ketika itu dia berhasil membawa klub yang dibelanya, Persirangga keluar sebagai juara.

Pernahkah seorang Sholikul kepikiran mencari kerja diluar keahliannya sebagai seorang pesepak bola?

“Kadang orang tua saya menasihati dan meminta saya cari kerja. Namun saya kadung jatuh cinta dengan si kulit bundar ini, jadi saya masih enggan kerja,” aku anak kedua dari empat bersaudara ini.

Jadilah hari-harinya diisi dengan berbagai macam kegiatan yang masih seputar sepak bola. “Pagi dan sore saya tetap jaga kondisi fisik dengan jogging, sit up, push up dan back up. Seminggu tiga kali saya ikut gim di lapangan sepak bola Getas Pejaten,” imbuh Sholikul.

Selain itu, dia masih menunggu kesempatan datangnya tawaran untuk main tarkam. “Tiap pemain beda-beda, ada yang giat cari-cari info dan ada yang diam menunggu. Saya termasuk tipe yang kedua,” lanjutnya sembari tersipu.

Salah satu agenda besar yang paling dinantinya adalah panggilan dari Tim Pra PON Kalimantan Tengah yang ditujukan kepada dirinya, Ilyas dan Adit Wafa. Ya, berkat Ilyas, mereka bertiga punya kesempatan untuk unjuk kemampuan dan membela Kalimantan Tengah di Pra PON nanti. (IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)