Pungkruk Bakal Andalkan APBD?

Pembongkaran bangunan pungkruk tahap pertama, beberapa waktu lalu. Nantinya Pungkruk bakal dibangun jadi wisata kuliner dengan mengandalkan dana APBD. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pembongkaran bangunan pungkruk tahap pertama, beberapa waktu lalu. Nantinya Pungkruk bakal dibangun jadi wisata kuliner dengan mengandalkan dana APBD. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Pembangunan dan penataan kawasan Pungkruk turut Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, ditaksir mencapai belasan miliar rupiah. Namun, Pemkab Jepara berencana hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas setda Jepara Hadi Priyanto. Menurutnya, pengembangan kawasan Pungkruk Desa Mororejo pascapembongkaran bangunan karaoke sepenuhnya bakal menggunakan dana APBD. Hanya saja, pembangunan tidak bisa dilakukan dalam satu periode anggaran.

”Berdasarkan rancangan yang sudah ada, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 12 miliar. Dengan dana sebesar itu, maka pembangunan tidak bisa langsung dilakukan dalam satu tahun anggaran. Kemungkinan tiga hingga empat tahun anggaran. Pembangunan akan dilakukan bertahap dan berkelanjutan,” ujar Hadi kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut dia mengemukakan, sejauh ini belum ada rencana yang mengarah pada kerja sama dengan pihak swasta dalam pembangunan Pungkruk sebagai tempat wisata kuliner tersebut. Justru, lanjut Hadi, tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan meminta bantuan anggaran dari pusat melalui APBN.

”Kalau pihak swasta kok tidak mengarah kesitu ya, justru yang memungkinkan malah pusat melalui APBN,” kata Hadi. (WAHYU KZ/TITIS W)