Tiba-Tiba KPK Datangi Perguruan Tinggi di Pati, Ada Korupsikah?

Pembicara dari KPK tengah memaparkan materi di depan peserta di Aula Staimafa Pati. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

 

PATI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah dan Kemitraan Partnership hadir di Sekolah Tinggi Agama Islam Mathali’ul Falah (Staimafa) untuk membahas soal korupsi, Kamis (27/8/2015).

Kegiatan tersebut mengambil tema “Alim Ulama Nusantara Membangun Gerakan Pesantren Antikorupsi”. Hal ini diharapkan untuk mencetak generasi muda di kalangan pesantren untuk berada di garda paling depan memerangi kejahatan korupsi.

“Pencucian uang itu lebih kejam dari fitnah. Padahal, fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Itu artinya, pencucian uang jauh lebih kejam daripada sekadar fitnah,” ujar Iwan dari Kemitraan Partnership kepada MuriaNewsCom.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah ulama dan akademisi. Puteri Gusdur Alisa Wahid juga hadir sebagai peserta. ( LISMANTO/AKROM HAZAMI)