Heboh, Batu Akik Khas Jepara Temuan Bagong Capai 5 Ton

Bagong menunjukkan potongan batu mulia yang ditemukan di pegunungan Clering Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Bagong menunjukkan potongan batu mulia yang ditemukan di pegunungan Clering Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Batu akik khas Jepara yang ditemukan warga Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Jepara, Bagong beratnya ditaksir mencapai 5 ton. Perkiraan tersebut dikemukakan oleh Bagong kepada MuriaNewsCom, Sabtu (8/8/2015).

Menurut Bagong, batu yang dia temukan di Pegunungan Clering, Kecamatan Donorojo, Jepara, itu memang sangat besar. Pasalnya, untuk membawa pulang saja dia merasa tidak sanggup. Padahal telah dibantu oleh beberapa orang rekannya.

”Besar sekali mas, kalau 5 ton ada. Tapi saya potong dan bawa pulang sebagian saja,” ujar Bagong.

Lebih lanjut dia mengemukakan, posisi batu yang dia temukan seberat 5 ton itu berada di dalam tanah berkedalaman sekitar hampir satu meter. Dia kemudian keruk dan memotong sebagiannya saja untuk dibawa pulang. ”Kalau dibawa pulang langsung tidak bisa mas. Berat sekali,” tandasnya.

Dia menambahkan, setelah batu tersebut dipotong dan dibawa pulang sebagian, kemudian batu yang tersisa di pegunungan kembali di “pendem” dalam tanah. Hal itu dilakukan agar tidak diketahui oleh orang lain.

”Saya berkeyakinan jika Jepara pasti memiliki batu mulia banyak sekali. Sebab, penguasa Jepara era dulu adalah wanita alias ratu yang pasti memiliki kegemaran terhadap batu mulia yang dibuat perhiasan,” ungkapnya. (WAHYU KZ/TITIS W)