Weleh-weleh, PK Pati Tetap Hot Sampai Ada Ormas Beraksi

PK Pati Ormas foto (e)

Perwakilan PD Muhammadiyah Pati Karsiman Rosyid (kanan) mengikuti rapat koordinasi antara Pemkab Pati dan pengusaha karaoke. (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Ratusan pemandu karaoke (PK) di Pati merayakan kemenangannya usai mengikuti rapat koordinasi antara Pemkab Pati dan pengusaha karaoke di Ruang Kembangjoyo Setda Pati, Jumat (7/8/2015).

Mereka tetap bisa bekerja memandu pengunjung di tempat hiburan karaoke, lantaran pihak Pemkab tidak bisa membuat keputusan apakah karaoke tetap dibuka atau tidak. Bagi sejumlah kalangan, kondisi ini sangat ironis mengingat Perda Nomor 8 Tahun 2013 seperti regulasi mati yang tak bisa mengatur pengusaha karaoke.

Terlebih, tokoh NU dan Muhammadiyah Pati masih banyak yang mengikuti muktamar saat rapat berlangsung. Hingga hari ini, Ketua PD Muhammadiyah Sutaji juga masih mengikuti Muktamar Muhammadiyah di Makassar.

“Saya masih mengikuti Muktamar Muhammadiyah di Makassar hingga Sabtu besok. Saya akan memberikan statemen dan menyatakan sikap soal masalah itu, setelah saya balik ke Pati,” ujarnya saat dihubungi MuriaNewsCom, Jumat (7/8/2015).

Sebelumnya, perwakilan dari PD Muhammadiyah Pati Karsiman Rosyid yang mengikuti sidang tak banyak memberikan masukan soal polemik karaoke di Pati. Ia mengatakan, Perda karaoke di Pati dibuat untuk menyempurnakan akhlak.

“Untuk menyempurnakan akhlak, kita butuh yang namanya pengetahuan, keteladanan, dan regulasi. Terkait soal karaoke, Perda itu dibuat untuk menyempurnakan akhlak warga Pati,” tandasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)