Pihak yang Terlibat Kasus Pengeroyokan Dipertemukan di Mapolres

Pihak yang terlibat kasus pengeroyokan dipertemukan di Mapolres Grobogan untuk menyelesaikan persoalam secara kekeluargaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pihak yang terlibat kasus pengeroyokan dipertemukan di Mapolres Grobogan untuk menyelesaikan persoalam secara kekeluargaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Kasus pengeroyokan yang terjadi di depan Balai Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kamis malam (30/7/2015) mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian.Siang hingga sore tadi, para kepala desa yang warganya terlibat dalam kasus itu dipertemukan di Mapolres Grobogan. Yakni, Kades Babat Kecamatan Kebonagung, Demak Supardi Kepala Dusun Mrayun, Kepala Desa Termas Siswoyo, serta Kades Temurejo Sumardi.

Para korban pengeroyokan juga terlihat hadir dalam kesempatan itu. Yakni, Bustari yang mengalami luka ringan di bagian kepala serta Arif Muchlisin, warga Desa Latak, Kecamatan Godong dan Nurohim, warga Desa Temurejo, Kecamatan Karangrayung. Satu korban lagi, Giman, warga Desa Temurejo tidak bisa hadir.

Pertemuan tersebut dipimpin Wakapolres Grobogan Kompol Didik Priyo Sambodo. Ikut mendampingi wakapolres, Kabag Ops Kompol Jenda Pulung, Kasat Reskrim AKP Agung Aryanto, dan Kabag Intelkam Sutamto. Hadir pula pihak Polsek Karangrayung, dan Kebonagung, Demak.

Menurut Wakapolres, dipertemukannya beberapa pihak itu dilakukan untuk menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan. Untuk itu, masing-masing pihak diminta duduk bersama agar persoalan itu bisa ditangani dengan baik.

”Semua pihak yang terlibat dalam masalah ini sudah kita hadirkan di sini. Kita harapkan bisa terdapat penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak,” kata Wakapolres. (DANI AGUS/TITIS W)