Musibah Kecelakaan Tinggalkan Luka Mendalam Bagi Keluarga

Jenazah Sukoco (50), warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Ungaran-Gunungpati, Semarang akan dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat, Jumat (31/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Jenazah Sukoco (50), warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Ungaran-Gunungpati, Semarang akan dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat, Jumat (31/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Musibah kecelakaan yang menimpa Siti Mujaenab (50) dan Sukoco (50) meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Keduanya meninggal dunia, setelah mobil yang dikendarai tertindih truk di Jalan Raya Ungaran-Gunungpati, Semarang, Kamis (30/7/2015) malam.Keluarga Sukoco, misalnya. Pihak keluarga masih dalam keadaan berduka, sehingga tidak bisa dimintai keterangan.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, istri alm Sukoco diketahui mengantar anaknya untuk daftar ulang di salah satu perguruan tinggi di Bogor. Setelah mengetahui kabar duka, akhirnya keduanya pulang ke rumah di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan.

Keduanya kemudian sampai di rumah, sekitar sejam sebelum jenazah dikebumikan. Pihak keluarga masih belum percaya dengan kepergian korban.

Sama halnya Muji, menantu alm Siti Mujaenab, warga Gembong masih tidak percaya dengan kepergian korban. Ia mengaku, Mujaenab adalah sosok ibu yang baik untuk keluarganya.

Ia hanya berharap, almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga diberikan kesabaran serta ketabahan. (LISMANTO/TITIS W)