Mobil Pengangkut Peserta Jambore dari Pati Terjepit Truk, Dua Orang Meninggal

Jenazah Sukoco (50), warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Ungaran-Gunungpati, Semarang akan dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat, Jumat (31/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Ketua Kwarcab Pati Budiyono mengatasnamakan keluarga besar pramuka di Kabupaten Pati mengucapkan belasungkawa terhadap korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang menimpa rombongan pramuka Pati di Jalan Raya Ungaran-Gunungpati, Semarang, Kamis (30/7/2015) malam.

“Kami mewakili keluarga besar pramuka Kabupaten Pati mengucapkan belasungkawa. Semoga keluarga diberikan ketabahan lahir dan batin, serta korban diterima di sisi Allah,” ujar Budiyono saat takziah di salah satu korban saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Jumat (31/7/2015) pagi.

Ia mengatakan, kecelakaan yang menyebabkan dua rombongan pramuka meninggal dunia merupakan musibah yang menjadi duka bersama bagi keluarga besar pramuka di Pati. “Musibah ini menjadi duka bersama bagi kami. Beliau sudah berperan penting dalam kemajuan pramuka di Pati,” tuturnya.

Kecelakaan bermula saat rombongan pramuka menggunakan mobil Toyota Avanza bernopol B 1088 EVE tertindih truk bernopol K 1831 AD lantaran tidak kuat naik dalam jalan yang menanjak. Akibat insiden tersebut, penumpang Avanza terjepit dalam mobil yang menyebabkan dua orang tewas.

Kedua korban meninggal dunia tersebut, antara lain Siti Mujaenab (50), warga Gembong dan Sukoco (50) yang merupakan warga Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan. Sementara itu, sopir Avanza Ateng Sukijan (50) warga Desa Panggung Royom, Kecamatan Wedarijaksa selamat, tetapi kondisinya kritis. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Satu gagasan untuk “Mobil Pengangkut Peserta Jambore dari Pati Terjepit Truk, Dua Orang Meninggal

Komentar ditutup.