Korban Minta Biaya Pengobatan dan Pengembalian Barang Berharga

Kades Babat Kebonagung Supardi saat meminta biaya pengobatan senilai Rp 50 juta atas kesepakatan keluarga korban kepada para pengeroyok. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kades Babat Kebonagung Supardi saat meminta biaya pengobatan senilai Rp 50 juta atas kesepakatan keluarga korban kepada para pengeroyok. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Pihak korban pengeroyokan, khususnya Bustori dan Sunardi, dua warga Desa Babat, Kebonagung, Demak, meminta agar pelaku pengeroyokan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.Mereka meminta agar biaya pengobatan keduanya ditanggung pelaku. Terutama, biaya pengobatan untuk Sunardi yang mengalami luka parah dan harus menjalani rawat inap di RS Yakkum Purwodadi.

”Untuk biaya pengobatan kami minta senilai Rp 50 juta. Permintaan ini kami sampaikan atas kesepakatan dari keluarga korban,” ungkap Kades Babat Supardi.

Selain itu, Supardi juga meminta agar barang berharga milik korban dikembalikan. Yakni, tiga unit sepeda motor, handphone, helm, dan dompet.

Jika barang tersebut kondisinya dirusak atau hilang, maka pihak pelaku diminta mengganti atau memperbaiki. Supardi menegaskan, kalau dalam tempo sepekan tidak ada penyelesaian maka dia meminta agar kasus itu dilanjutkan secara hukum. (DANI AGUS/TITIS W)