Unik, Anak Nelayan di Jepara ini Panjat Pinang di Laut

Puluhan pemuda dari remaja musala Al-Barokah RT 03 RW 05 Kelurahan Demaan melakukan panjat pinang sejak pukul 16.00 WIB hingga waktu magrib tiba. Kegiatan itu menjadi agenda tahunan setiap Syawalan dan Lomban tiba. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Puluhan pemuda dari remaja musala Al-Barokah RT 03 RW 05 Kelurahan Demaan melakukan panjat pinang sejak pukul 16.00 WIB hingga waktu magrib tiba. Kegiatan itu menjadi agenda tahunan setiap Syawalan dan Lomban tiba. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Jika orang dewasa yang berprofesi sebagai nelayan di pesisir pantai di Jepara, memiliki tradisi pesta Lomban dengan melarung kepala kerbau. Generasi pemuda di kawasan pesisir pantai turut Kelurahan Demaan, Jepara, memiliki tradisi yang tak kalah unik. Mereka menggelar sejumlah lomba yang dilakukan di laut, salah satunya panjat pinang.Puluhan pemuda dari remaja musala Al-Barokah RT 03 RW 05 Kelurahan Demaan itu melakukan panjat pinang sejak pukul 16.00 WIB. Remaja dan pemuda tersebut saling bekerja sama berusaha keras untuk memanjat bambu yang diberi pelicin, agar mancapai puncak dan mendapatkan hadiah yang berada di ujung bambu tersebut.

”Ini merupakan tradisi tahunan yang kami gelar setelah tradisi pesta lomban digelar,” kata salah satu pembina kelompok remaja tersebut, Khundir kepada MuriaNewsCom, Sabtu (25/7/2015). (WAHYU KZ/TITIS W)