Kapal Tak Berlayar, Karimunjawa Terancam Padam

f-karimunjawa (e)

Tahsin, Camat Karimunjawa (MuriaNewsCom/WAHYU KZ)

JEPARA – Sampai hari ini moda transportasi umum laut ke Karimunjawa masih belum bisa berlayar, lantaran gelombang air laut yang tinggi. Kondisi ini diperkirakan sampai lebaran tiba. Sehingga, untuk sementara waktu wisatawan tidak dapat berkunjung ke Karimunjawa.”Meski tak diinginkan, kondisi ini sedikit banyak bisa mengurangi pemakaian energi listrik di Karimunjawa,” ujar Camat Karimunjawa Muhammad Tahsin kepada MuriaNewsCom, Rabu (15/7/2015).

Menurutnya, masalah listrik di Karimunjawa memang belum sepenuhnya teratasi. Selain masalah  belum mampunya listrik teraliri ke warga untuk 24 jam, juga masalah ketersediaan BBM jenis solar untuk pengoperasian PLTD yang selama ini diandalkan tengah kembang kempis.

”Warga Karimunjawa tetap menginginkan bisa mendapatkan pasokan listrik 24 jam seperti di wilayah daratan Jepara,” katanya.

Dia menambahkan, kesulitan dana untuk pembelian bahan bakar sudah dirasakan sejak beberapa bulan lalu. menanggapi keadaan ini, pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkab Jepara sebanyak dua kali.

Untuk tambahan anggaran pembelian solar bulan ini, pihaknya mengajukan pada Februari lalu. Adapun untuk kebutuhan hingga akhir tahun depan, diajukan kembali pada Maret lalu.

”Kami sudah dapat jawaban pasti dari Pemkab Jepara. Anggaran untuk operasional PLTD dijanjikan akan diberikan pada APBD-P. Perkiraannya pada Agustus nanti,” imbuhnya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)