Duh, Perempuan Grobogan Masih Suka ”Mbabu” ke Luar Negeri

pembantu-rumah-tangga.jpg (e)GROBOGAN – Meski banyak masalah yang menimpa TKI di luar negeri namun hal itu tidak mengurangi minat masyarakat Grobogan untuk mengaiz rezeki di negeri orang. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya orang yang mendaftarkan diri untuk bekerja jadi TKI.

Bahkan, tidak jarang, mereka rela mengeluarkan biaya besar sekalipun nantinya hanya ditempatkan menjadi pembantu rumah tangga.

”Sejauh ini, kerja jadi TKI masih banyak peminatnya, utamanya kaum perempuan. Setiap tahun, lebih 1.000 orang yang kerja jadi TKI di berbagai negara,” ujar Kepala Bidang Penempatan Perluasan dan Produktifitas Kerja (Penluker) Dinsosnakertrans Grobogan Sugeng Mulyanto.

Dia menyebutkan, pada tahun 2012 dan 2013 lalu ada sekitar 2.000 orang yang bekerja jadi TKI. Dari jumlah ini, sebanyak 1500 orang atau sekitar 75 persennya perempuan.

Sementara pada tahun 2014 lalu tercatat ada 1.344 warga Grobogan yang kerja jadi TKI. Terdiri 1.118 perempuan dan 226 laki-laki. Sedangkan hingga pertengahan tahun 2015 ini, jumlah TKI sekitar 500 orang. (DANI AGUS/SUPRIYADI)