Warga Srikaton Tuding Ada Upaya Kriminalisasi 9 Pelaku Pengeroyokan

Ratusan warga Desa Srikaton berhasil menduduki Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Ratusan warga Desa Srikaton berhasil menduduki Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Ratusan warga Srikaton, Kecamatan Kayen yang mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari Pati), Selasa (30/6/2015), menuding ada upaya kriminalisasi terhadap 9 orang yang saat ini diduga sebagai pelaku pengeroyokan.

“Kami mendatangi Kejari Pati untuk memberikan dukungan moril terhadap sembilan orang tetangga kami yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pengeroyokan salah seorang warga Desa Srikaton saat sedekah bumi awal September 2014 lalu,” ujar Jumadi (54), warga Desa Srikaton.

Ia yakin, sembilan warga yang saat ini kasusnya dilimpahkan ke Kejari Pati merupakan korban kriminalisasi. “Kami yakin, sembilan tetangga saya itu korban kriminalisasi. Karena itu, saya minta Kejari Pati jangan sampai melakukan penahanan,” imbuhnya.
Kasus tersebut berawal dari konflik antara Mantan Kades Srikaton Ali Sasmito dengan warganya. Warga menilai Ali menggelar prosesi sedekah bumi, tanpa ada musyawarah dengan warga.

Selanjutnya, warga melakukan blokade di makam punden setempat yang berujung pada aksi bentrok dengan warga pendukung kades. Akibatnya, satu orang pendukung kades mengalami luka dan menyeret sembilan pelaku pengeroyokan sebagai tersangka. (LISMANTO/SUWOKO)

Satu gagasan untuk “Warga Srikaton Tuding Ada Upaya Kriminalisasi 9 Pelaku Pengeroyokan

  1. Ping-balik: Warga Srikaton Tuding Ada Upaya Kriminalisasi 9 Pelaku Pengeroyokan

Komentar ditutup.