Terkait Gugatan Pengusaha Karaoke, LPBH NU Ragukan Tim Hukum Pemkab

Bupati Haryanto Perda (ee)PATI – Lembaga Pengabdian dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Kabupaten Pati meragukan kinerja tim hukum Pemkab Pati yang dipersiapkan untuk melawan gugatan uji materi terhadap Pasal 25 ayat 1 jo Pasal 91 ayat 3 Perda Nomor 8 Tahun 2013.

Bahkan, LPBH NU mengendus adanya upaya Pemkab Pati untuk melemahkan jawaban dari tim hukum yang berpotensi membuat gugatan pengusaha karaoke dikabulkan Mahkamah Agung (MA). “Jangan sampai jawaban dari Pemkab untuk MA dibuat lemah, sehingga sengaja biar kalah,” ujar Ketua LPBH NU Pati Gufron Su’udi.

Karena itu, pihaknya meminta Pemkab Pati supaya tidak hanya membuat tim hukum dari Pemda saja, tetapi melibatkan tim hukum yang direkomendasikan sejumlah ormas Islam, seperti NU dan Muhammadiyah.

Menjawab hal tersebut, Bupati Pati Haryanto mengaku tidak khawatir dengan gugatan yang dilakukan pengusaha karaoke. “Jangan khawatir kalah. Selama ini, saya digugat tapi hasilnya selalu menang,” kata Haryanto.

Terkait dengan penawaran bantuan hukum, Haryanto mengaku sudah memiliki tim hukum yang diambil dari internal Pemda dan Kejaksaan. “Kalau mau mengambil tim hukum, Pemkab sudah ada aturannya. Tidak bisa sembarangan ambil,” pungkasnya. (LISMANTO/SUWOKO)