Rumah Sakit Harus Siap saat Lebaran

Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus dr Aziz Achyar (MURIANWES/MERIE)

Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus dr Aziz Achyar (MURIANWES/MERIE)

KUDUS – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pada Selasa (30/6/2015), dilakukan ke sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah tersebut.

Salah satunya adalah ke RSUD dr Loekmonohadi Kudus, yang diterima langsung Direktur RSUD dr Aziz Achyar. Sedangkan tim dari pemprov dipimpin Kepala Biro Perekonomian Setda Jateng Dadang Somantri.

Menurut Dadang, pihaknya melakukan sidak ke seluruh rumah sakit pemerintah yang ada di Jateng. Hal ini untuk memastikan kesiapan rumah sakit, menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2015.

”Ada empat tim yang melaksanakan sidak. Dan itu disebar ke seluruh wilayah Jateng,” katanya.

Berdasarkan pantauan pihaknya, seluruh rumah sakit pemerintah di Jateng, yang berjumlah 46 unit, siap menghadapi Lebaran. ”Harus dipastikan, selama Ramadan dan Lebaran, baik jelang arus mudik maupun arus balik, layanan medis ke masyarakat berjalan baik dan normal,” tegasnya.

Selain itu, ada data yang menurut dia cukup menarik. Yakni, rata-rata jumlah pasien di RS yang disinggahinya, selama Ramadan ini menurun drastis. ”Ini kan, bisa menjadi bahan sosialisasi ke masyarakat, bahwa puasa itu memang menyehatkan. Buktinya, selama Ramadan jumlah pasien menurun cukup signifikan,” ujarnya.

Soal penurunan jumlah pasien saat puasa, juga dibenarkan Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus Abdul Aziz Achyar. Menurutnya, jika biasanya sebelum puasa rata-rata pasien rawat inap mencapai 90 orang lebih, namun kali ini jumlah pasien turun hingga sekitar sepertiga. Pada Selasa (30/6/2015) jumlah pasien rawat inap yang terdaftar adalah 60 orang.

”Kapasitas pasien rawat inap di rumah sakit ini adalah 389 tempat tidur. Pada tahun sebelumnya juga sama. Tren jumlah pasien menurun juga terjadi saat memasuki Ramadan,” terangnya.

Aziz mengatakan, biasanya jumlah pasien akan kembali meningkat pada H+1 hingga H+2 Lebaran. Hal ini lantaran pasien yang rawat inap pada saat Ramadan, meminta pulang agar bisa berlebaran bersama keluarga di rumah. (MERIE)

Satu gagasan untuk “Rumah Sakit Harus Siap saat Lebaran

  1. Ping-balik: Manajemen Rumah Sakit PKMK FK UGM

Komentar ditutup.