Puasa, Jumlah Pasien RSUD Menurun

 Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus dr Aziz Achyar (MURIANWES/MERIE)


Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus dr Aziz Achyar (MURIANWES/MERIE)

KUDUS – Penurunan jumlah pasien dialami Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmonohadi Kudus, pada bulan puasa ini. Berbeda dengan hari-hari sebelum puasa.

Jika biasanya sebelum puasa rata-rata pasien rawat inap mencapai 90 orang lebih, namun kali ini jumlah pasien turun hingga sekitar sepertiga. Pada Selasa (30/6/2015) jumlah pasien rawat inap yang terdaftar adalah 60 orang.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus Abdul Aziz Achyar, di sela-sela mendampingi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Selasa (30/6/2015).

Menurut Aziz, kapasitas pasien rawat inap di rumah sakit adalah 389 tempat tidur. ”Pada tahun sebelumnya juga sama. Tren jumlah pasien menurun juga terjadi saat memasuki Ramadan,” terangnya.

Aziz mengatakan, biasanya jumlah pasien akan kembali meningkat pada H+1 hingga H+2 Lebaran. Hal ini lantaran pasien yang rawat inap pada saat Ramadan, meminta pulang agar bisa berlebaran bersama keluarga di rumah.

”Setelah lebaran, mereka kembali lagi menjalani rawat inap. Masih ditambah lagi dengan jumlah pasien baru. Biasanya, usai Lebaran banyak yang menderita diare dan sakit pencernaan lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, selama Ramadan hingga hari raya, seluruh karyawan dan petugas medis dilarang untuk mengambil cuti. Sehingga dipastikan, layanan medis akan tetap berjalan normal. (MERIE)

Satu gagasan untuk “Puasa, Jumlah Pasien RSUD Menurun

Komentar ditutup.