Polres Pati Buru Penadah Hasil Begal di Pati

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo Budi menjelaskan kronologi kasus pembegalan di Mapolres Pati, Senin (29/6/2015). Pihaknya saat ini mengembangkan kasus sampai kepada penadah sepeda motor hasil pembegalan. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo Budi menjelaskan kronologi kasus pembegalan di Mapolres Pati, Senin (29/6/2015). Pihaknya saat ini mengembangkan kasus sampai kepada penadah sepeda motor hasil pembegalan. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Agung Setyo Budi mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap penadah sepeda motor hasil pembegalan.Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya jaringan jual beli sepeda motor yang dilakukan komplotan begal yang berkembang di Pati. “Untuk kasus begal yang dilakukan AI, ES, dan IS, kami belum menemukan penadah sepeda motor,” ujar Agung kepada MuriaNewsCom, Senin (29/6/2015).
Ia mengatakan, pihaknya sampai saat ini baru pada tahap menyelidiki orang yang diduga menjadi makelar barang sepeda motor curian hasil pembegalan. “Kami sudah mengantongi nama makelar yang menghubungkan begal dengan pembeli sepeda motor,” tuturnya.
Dalam perkembangan selanjutnya, pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan terhadap penadah sepeda motor hasil begal. “Jika tertangkap, penadah diancam dengan Pasal 480 KUHP dengan pidana penjara maksimal empat tahun,” pungkasnya. (LISMANTO/SUWOKO)