Pembuatan Cincau Naik Sepuluh Kali Lipat di Bulan Ramadan

Proses pembuatan cincau di salah satu usaha rumahan milik Suhali, di Desa Hadiwarno (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Proses pembuatan cincau di salah satu usaha rumahan milik Suhali, di Desa Hadiwarno (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

KUDUS – Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha pembuatan cincau. Sebab, pada Ramadan ini, pembuatan bisa naik sepuluh kali lipat dibanding hari biasa. Jika pada hari biasa per pekannya permintaan hanya sekitar seratus kotak, kini pada Ramadan, permintaan per pekannya mencapai seribu kotak. Hal ini dialami salah satu usaha rumahan di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo. ”Alhamdulillah, permintaan sangat tinggi pada Ramadan ini, seminggunya kita permintaan mencapai seribu. Hal ini sangat jauh dibanding hari biasa yang hanya mencapai seratus kotak,” ujar Suhali, pemilih usaha pembuatan cincau.

Ia katakan, meningkatnya permintaan cincau, karena masyarakat cukup menyukai minuman yang ada campurannya cincau, apalagi saat puasa seperti ini. Belum lagi, katanya, puasa kali ini berada di musim kemarau, sehingga penjualan es sangat laris untuk konsumsi buka puasa.

Dirinya mengatakan, untuk cincau buatanya, bukan hanya diorder di wilayah Kudus saja, namun cincau buatannya juga tembus Purwodadi, Demak, Jepara, Solo, Sragen dan beberapa daerah di eks Karesidenan Pati.

Untuk harganya sendiri, dirinya mematok harga per kotaknya Rp 30 ribu. ”Untuk harga memang segitu. Kemudian, pada saat ini, kami juga menambah jumlah karyawan, karena permintaan memang sangat banyak. Jika hari biasa hanya dua orang, kini sudah ada 15 tambahan tenaga kerja,” ungkapnya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)