Kerugian Kebakaran Tebu Sukokulon Capai Rp 250 Juta

Sejumlah warga menyaksikan kepulan asap yang membumbung tinggi di lahan tebu Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Sejumlah warga menyaksikan kepulan asap yang membumbung tinggi di lahan tebu Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Kerugian akibat kebakaran yang melanda 25 hektare lahan tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo mencapai Rp 250 juta. Hal ini disampaikan Sunoto, salah satu petani setempat yang lahannya dilalap api seluas 6 hektare.

“Lahan saya yang terbakar ada 6 hektare. Saya cuma bisa pasrah. Saya sudah menelepon pihak pabrik gula PG Trangkil untuk membelinya. Sesuai dengan rencana, besok sudah ditebang pihak pabrik gula,” ujar Sunoto kepada MuriaNewsCom, Selasa (30/6/2015).

Satu hektare tebu, kata dia, biasanya dibeli pihak pabrik seharga Rp 25 juta. Sementara itu, tebu yang sudah terbakar hanya dihargai sekitar Rp 15 juta.

Dengan demikian, kerugian satu hektare tebu mencapai Rp 10 juta. “Kalau yang terbakar 25 hektare, kerugian mencapai Rp 250 juta. Ini jelas musibah. Saya sendiri saja, rugi Rp 60 juta,” tandasnya. (LISMANTO/SUWOKO)